Actions

Work Header

Derana

Work Text:

Langit malam yang bersih tanpa awan, dengan hembusan angin yang menyejukkan, serta bintang bintang yang menampakkan diri di angkasa, membuat suasana antara kedua laki-laki tersebut terasa lebih berkesan.

"Wataru, apa yang ingin kau lakukan setelah ini? " Eichi bertanya kepada laki-laki rambut panjang yang sedang ia gunakan bahunya untuk menyenderkan kepalanya.

"Belum tahu? Aku hanya ingin hal hal yang menakjubkan berdatangan ke hidupku, aku ingin setiap hari mampu mengucapkan AMAZING!! Ya mungkin itu kedengarannya sedikit aneh" Wataru mulai mengelus pelan bahu sahabat karibnya itu sembari tertawa kecil.

 

Mereka sedang berada di taman rumah sakit tempat Eichi dirawat, kondisinya semakin parah jadi mau tidak mau Eichi harus tinggal di rumah sakit. Meninggalkan seluruh pekerjaannya, dan fine harus hiatus untuk sementara waktu.

"Aku tidak akan pernah bosan mendengarmu berkata 'AMAZING!' setiap saat, sungguh itu cukup menghibur. Walaupun terkadang sedikit menjengkelkan."

 

"Menjengkelkan tapi tetap menjadi kalimat favoritmu bukan? Eichi."

 

"Ya ya ya aku harus mengakui itu, sehari tanpa mendengar amazing milikmu itu rasanya seperti ada yang hilang."

 

Wataru tiba-tiba tertawa terbahak-bahak, lalu menyunggingkan sebuah senyuman tulus kepada Eichi. Membuat Eichi langsung tersentak dan kembali memperbaiki posisinya ke semula sambil menghela nafas panjang.

 

"Kenapa?"
"Aku iri denganmu"

_____________________

 

"Hey, Wataru"

 

"Hmm? Ada apa Eichi?"

 

"Bisakah kau melakukan tugas dariku?"

 

"Kenapa kau tiba-tiba menyuruhku melakukan tugas untukmu?"

 

"Hehe, sekali saja"

 

 

 

 

 

 

 

Suasana lalu hening kembali, keduanya memilih untuk lebih menikmati suasana sekitar. Angin sepoi-sepoi yang membuat mata terasa berat, serta hari yang semakin larut, membuat Wataru berdiri dari bangku tersebut lalu membangunkan Eichi yang menggenggam erat tangan kanannya.

 

"Eichi, bangun kita harus kembali sebelum tengah malam-"

 

Hening, tidak ada jawaban yang terdengar oleh Wataru

 

".......jadi itu maksud dari perkataanmu sebelumnya?...

 

Baiklah, aku dengan senang hati melakukannya untukmu"

 

Ia mengeluarkan ponselnya, lalu membuka aplikasi kamera, mengarahkan ponsel tersebut menyamping, supaya Eichi bisa terlihat, dan tersenyum.

 

"Selamat tidur, Eichi."

 

 

 

 

 

 

 

 

__________________

 

"Hey, Wataru"

 

"Hmm? Ada apa Eichi?"

 

"Bisakah kau melakukan tugas dariku?"

 

"Kenapa kau tiba-tiba menyuruhku melakukan tugas untukmu?"

 

"Hehe, sekali saja"

 

"Baiklah, apa itu?"

 

"Emmm.. Mungkin jika aku tertidur bisakah kau memotretku jika aku ketiduran?"

 

".....kedengarannya aneh, tapi baiklah"

 

"Oh iya aku juga ingin kau mempostingnya ke akun official fine, bisakah?"

 

"Bisa, lalu? Ada lagi?"

 

"Ah captionnya, selamat tidur, Eichi."

 

"Dengan senang hati akan kulakukan."

 

"Terimakasih, Wataru."